Chanmoss4's website

Our website

11
Oc
Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
11.10.2017 06:02


Tatkala menyaksikan perbandingan sepakbola di layar sebelah hadapan kita sering disajikan kesibukan tebak skor yang dilakukan para pakar. Walau memukau, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau sekadar untuk fun and games bolehlah, namun tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada dasar logika yang cukup untuk menebak skor akhir sebuah pertandingan.

Bertentangan dengan menebak siapa kru yang dengan menang -- atau jika pertandingan hendak berakhir beserta seri. Memenggal seperti itu lumrah saja dijalani, walau dalam akhirnya globe itu tambun sehingga pemenang pun kerap kali lengah diprediksi. Kenapa? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini beta akan danai beberapa tips membuat dugaan yang masuk. Bukan berguna saya saja benar di dalam memprediksi satu buah pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sedikit berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran perkiraan yang sempurna tinggi: rata-rata 3 atas 4 prediksi saya pantas kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, aku memprediksi hendak terjadi All German pucuk di Persatuan Champions. Di final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang membanjiri sebuah acara nonton membarengkan, saya meneka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben guna penentu kemenangan. Sebelum tersebut saya pula meyakini kalau Atletico Madrid akan merebut Copa Del Rey. Ujung, saya mengibaratkan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin hamba tekankan disini adalah; prediksi bisa resmi bisa lengah, tapi yang penting satu prediksi telak harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka unsur keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak siap diprediksi berdasar pada 100%, bahkan prediksi menyerempet skor selesai. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi merabung tajam.

Aku ajak Anda untuk menyelidik beberapa prediksi terakhir saya guna menguraikan beberapa pijakan penting yang saya serius akan produktif bagi Engkau saat mencoba memprediksi perbandingan.

Di antara perkiraan yang hamba sebut di atas, kesaksamaan soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar gawang Atletico]. Walau demikian tersedia logika di belakang perkiraan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh lebih berkualitas. Tumpuan masa menggemakan ketidakrukunan pemain Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media aneh saya memperoleh kabar bahwa Ronaldo & Mourinho pula tidak sesuai (berita hal hal berikut baru tampak di Nusantara beberapa waktu lalu). Guna pelatih saya paham benar arti kesejahteraan tim dalam dan di luar vak dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang pada itu on fire, yang memproduksi saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana dalam tim, terutama saat satu turnamen berlangsung di mana pemain mesti terus bertepatan tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung / saat pertentangan cup, kemonceran striker demikian menentukan. Tatkala pertandingan persatuan kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta semua elemen menyunggi lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau keuletan keseluruhan kru juga harus dipertimbangkan.

Ketika memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya melawan hati nurani. Secara subjektif saya membela Indonesia tentunya. Namun, saat menggunakan kacamata bertato objektivitas, aku semua wajar setuju kalau Belanda suntuk di untuk Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mendorong? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia hendak bermain melimpah gairah, dengan demikian akan bisa mereduksi perbedaan kualitas. Jadi, skor sedikit atau besar bisa sekadar diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips antisipasi 3: Hindari membela sebuah tim ketika membuat bayangan. Kita mampu selalu berpikir tim tali jiwa kita unggul, tapi tatkala membuat bayangan tentu mantik harus diutamakan di atas fanatisme hati.

Saya tersenyum saat menafsirkan di 1 buah media peluang tentang persamaan-persamaan final Persatuan Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir periode. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kemenangan Dortmund berdasarkan fakta-fakta itu. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut menarik dan benar2 benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun beserta pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan kelurusan hati yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak ulah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), namun dijual seakan akan terampil menjadi landasan membuat satu buah prediksi sayembara.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pun dimunculkan lalu bertahun-tahun kincit. Karena histori statistik Dortmund memang mulia saat menentang Bayern, tidak sedikit yang lalu menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di final Eropa. Hal ini menumpurkan. Mengapa? Situs Judi online Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik asal musim pun tidak dapat dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim semenjak pertemuan buncit perlu dipertimbangkan.

Tips dugaan 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua menyunggi yang paling dekat dengan saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim secara keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini sekadar.

Karena antisipasi saya sering saya munculkan di twitter (@coachtimo), penuh pihak minta saya memprediksi berbagai festival lainnya. Paling banyak saya abaikan atau abdi tolak beserta alasan tenang paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Kausa saya berikut senafas secara tips antisipasi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat bayangan tanpa dilatar belakangi data dan saran yang cantik mengenai tim atau perkongsian tersebut. Kalau bukan pakarnya English Premiere League, misalnya, hindari menghasilkan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil sebagai pakar tentang semua perhubungan yang terdapat. Akui sekadar.

Tips antisipasi 7: Kita juga tidak seharusnya memprediksi setiap perbandingan. Ada waktunya pertandingan benar sulit diprediksi. Analisa Kamu deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Kamu 50-50. Lamun sudah begitu tahan pribadi, hindari memaksakan diri memproduksi prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan antisipasi anda akan meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa serta patut dikenakan dalam menghasilkan sebuah dugaan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti mencapai berbatas di sini dulu.

Ingat: sebuah prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi ini. Sebuah antisipasi yang berkualitas, baik betul maupun lengah, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!